Ku tak tahu harus
bagaimana
Kala hati sudah
tertambat
Selalu berharap
kepada kekasih
Yang semoga lekas
terjelma nyata
Akankah kau sudi
mengindahkan
Hati yang selalu
setia
Hati yang tak pernah
lelah menunggu
Hati yang tak pernah bosan
mengharap
Dan secuil asa yang tak
pernah padam
Ku hanya ingin kau
mengingatku
Menyadari
keberadaanku
Meski hanya tuk
sesaat
Itu sudah lebih dari cukup
bagiku
Kau telah punya
tempat tersendiri dalam hatiku
Kau telah mampu
mengalihkan perhatianku
Hanya tertuju padamu
Sadarkah engkau?
Namun aku takkan
pernah memaksamu
Untuk melakukan
semuanya itu
Biarlah hatimu
sendiri yang akan melakukannya
Yang hanya bisa ku
lakukan hanyalah menunggu
Menunggu sebuah
keajaiban yang akan menyapa takdirku
By CVI
Semarang, 4 Juni 2010
at 08.51 a.m.
No comments:
Post a Comment