Saturday, 31 May 2014

Sebuah Tanya


Ku tak tahu harus bagaimana
Kala hati sudah tertambat
Selalu berharap kepada kekasih
Yang semoga lekas terjelma nyata

Akankah kau sudi mengindahkan
Hati yang selalu setia
Hati yang tak pernah lelah menunggu
Hati yang tak pernah bosan mengharap
Dan secuil asa yang tak pernah padam

Ku hanya ingin kau mengingatku
Menyadari keberadaanku
Meski hanya tuk sesaat
Itu sudah lebih dari cukup bagiku

Kau telah punya tempat tersendiri dalam hatiku
Kau telah mampu mengalihkan perhatianku
Hanya tertuju padamu
Sadarkah engkau?

Namun aku takkan pernah memaksamu
Untuk melakukan semuanya itu
Biarlah hatimu sendiri yang akan melakukannya
Yang hanya bisa ku lakukan hanyalah menunggu
Menunggu sebuah keajaiban yang akan menyapa takdirku


By CVI

Semarang,  4 Juni 2010  at 08.51 a.m.

No comments:

Post a Comment