Wednesday, 31 December 2014

[REVIEW] PANTENE atau L'OREAL??? [Versi Curhatan]



Pembukaanya boleh pake link dulu kali yaa.. BAnyak cin, kalau mau nulis ulang.

Diawali dengan kegirangan karena diberi kesempatan untuk mereview produk dari Team Yukcoba.in Baca disini Bukti bahwa saya diminta mereview oleh Yukcoba.in Terpilih menjadi Reviewer di Yukcoba.in

Lalu, karena saya sekarang posisi sedang tidak di rumah, tapi lagi main ke tempat sodara yang beda provinsi. Jadi, saya ngalahin dengan cara membeli sendiri Shampoo Pantene ini. Setelah itu, saya mencoba mereview langsung setelah pemakaian, bisa dilihat di sini Nah, abis itu saya lega tuh.. Udah kirim review nya juga di yukcoba.in.

Tau-tau, kakak saya kirim foto surat dari yukcoba.in tentang ketentuannya.
penampakannya bisa dilihat 


And you know what? Disana tertulis kalau saya diminta menjadi Reviewer dari produk l'oreal paris anti hairfall 3x Arginine. Semacam Tonic nya L'Oreal Paris gitulah untuk rambut rontok. Lantas, galau dong, saya.. Karena sudah terlanjur beli dan mereview produk pantene yang Silicone Free. Ditambah lagi, saya alhamdulillah tidak mengalami kodisi kerontokan rambut yang parah, saya rasa setelah menggunakan Shampoo L'Oreal Paris Total Repair 5, mungkin salah satu fungsinya untuk mengurangi kerotokan. . Lagipula, saya memang lagi hunting shampoo Silicone free. Lha, kok tiba-tiba jadi ke tonic anti hair fall nya L'Oreal? Harus rogoh kocek lagi dong.. secara, barang ada di rumah sedangkan saya lagi kelayapan disindang.

Aku pun menanyai kakak saya, apa sebenarnya, Pantene atau L'Oreal? Katanya Pantene, tapi ada warna Hitam Pink. Duh, kalau hitam pink kan setauku L'Oreal. Jadi, fix neh, saya perlu review yang L'Oreal? Terus saya kirim foto Pantene and L'Oreal ke kakak saya berharap dia akan ingat. Terus, katanya Pantene kalau dari foto. Cuma, kata dia sebelumnya ada pink nya kan? Lantas? Gimana dong? Saya pun konfirmasi ke nyokap eyke. Terus, beliau bilang kalau Pantene Pure No Silicone. Fiuuuhhh.. Berarti Review saya kemarin tidak sia-sia. Thanks, GOD. Hanya, saya perlu menambah kekurangan disana sini yang diminta Team Yukcoba.in 

Happy Reviewing!

[REVIEW] Shampoo Pantene Pro V Aqua Pure Collection NO SILICONE

Mungkin pepatah ini benar “Semesta akan membantumu mewujudkan impianmu jika kamu benar-benar menginginkannya.”
Mengapa saya mengawali tulisan ini dengan pepatah tersebut yang mungkin sebagian dari para pembaca tidak melihat adanya korelasi yang masuk akal dengan judul tulisan ini? Iya kan? Hayoo ngaku? Hehehe
Curhat dulu, boleh kali yaa
Sejak bulan September kemarin, saya lagi rajin-rajinnya mencari info tentang produk Face, Hair, and Body Treatment. Usut punya usut, ternyata banyak sekali bahan kimia dalam produk perawatan wajah, rambut, dan badan,  yang dalam jangka waktu yang lama merugikan diri kita sendiri tanpa kita sadari. Misalnya nih, ternyata, kebanyakan shampoo yang beredar di pasaran hampir semuanya mengandung silicone. Lantas? Nah, Silicone dalam shampoo tersebut fungsinya adalah melapisi rambut kita, that’s why, rambut kita secara instan seolah langsung berubah menjadi halus, lembut dan mudah diatur. Padahal nih, jika kita kelamaan menggunakan shampoo yang mengandung silicone, maka rambut kita akan terasa “berat” dan nutrisi yang ada pada shampoo, tidak bisa langsung meresap ke dalam rambut. So, sia-sia dong? Udah beli shampoo yang niatnya agar rambut menjadi sehat, bersih, dan kuat, malah tidak membawa manfaat seperti yang kita harapkan. Gak mau rugi, kan? Ahahaha.. Sebenarnya, ada sih, silicone yang larut air, tapi kalau saya pribadi ya, lebih memilih shampoo tanpa silicone. Then, Guess What?
Tiba-tiba beberapa hari lalu Ibu saya di rumah sms saya dan bilang ada paketan dari Jakarta. Taraaaa..... ternyata, saya diberi kesempatan untuk “nyobain” shampoo Pantene Pro V Aqua Pure Collection. Pucuk dicinta ulam pun tiba. Saya yang semula berencana mau membeli shampoo yang bebas silicone (tetapi nunggu shampoo di rumah abis dulu sih. Teteup deh, gak mau rugi. Bukan gak mau rugi, sebenarnya, Cuma, takut mubadzir. Halah, ngeles aja bisanya, kayak sopir bajaj. Haghahag), tiba-tiba dapat bingkisan dari Yukcoba.in
So, Here is my own opinion about this product.
Kemasannya tak jauh beda dari shampoo lainnya, netto nya bervariasi mulai dari 200 ml, 400 ml, hingga 750 ml. Seperti kemasan shampoo Pantene versi lain, tutupnya ada di atas, sedangkan kalau conditioner kan biasanya di bawah.
Ini nih, yang saya suka. Isi shampoonya bening (liat foto di bawah), kayak yang nulis review ini (sempet-sempetnya narsis J). Tidak terlalu encer, jadi tidak perlu khawatir deh, bakal keluar terlalu banyak saat menuangkannya di telapak tangan. Wanginya saya juga suka. Wanginya gimanaa gituu.. Susah untuk saya deskripsikan. Meskipun sebenarnya saya lebih suka wanginya produk shampoo yang saat ini saya pakai. eheehhe
Setelah memakai shampoo ini, kalau hasil di rambut saya loh ya, catet, di rambut saya. Karena lain orang, lain hasil pula (biasanya).. Yaaahh,, semacam cocok-cocokkan gitu lah. Emang pasangan doang yang boleh pakai kata “cocok”? yaelah, malah curcol tho..
Menurut saya nih, rambut saya terasa lebih ringan dan tidak berat, mungkin juga, karena ada kaitannya dengan efek produk shampoo yang saya pakai sebelumnya, L’Oreal Total Repair 5. Hanya, rambut saya biasanya jadi ketombean selang dua hari setelah keramas. Asumsi saya pribadi, kemungkinan itu adalah sisa-sisa silicone dari shampoo saya yg sebelum L’Oreal,  yaitu Clear, shampoo sejuta umat (Apa iya? Iyain aja deh!). Karena keluarga saya menggunakan Clear, jadi mau tidak mau, saya jadi terbiasa pakai juga. Memang, rambut saya jadi bebas ketombe setelah pakai Clear, cuma agak berat, apa mungkin rambut saya lebat? Sepertinya enggak juga. Buktinya setelah pakai L’Oreal Total Repair 5, rambut saya jadi lebih ringan dan tetap lebat. Apalagi, setelah pakai Pantene Pro-V Aqua Pure Collection yang bebas silicone tersebut. Hmm, well mebbie saya akan setia dengan Pantene yang versi bebas silicone ini deh. Ditambah harganya tidak terlalu mahal. Soalnya, sepengetahuan saya, ada shampoo keluaran The Body Shop yang bebas silicone. Tapi harganya, wow, mending enggak aja deh. Mending pakai shampoo bayi sekalian yang murmer. Jadi, sisa uangnya bisa dialihkan ke investasi. Hihhihii
Penampakannya
nanti yaa
Isi shampoonya bening, watery gitu. Tapi tidak terlalu encer.
nanti yaa
Label No silicone
Finally, pencarian saya terhadap shampoo bebas silicone dari Merk yang mudah dijumpai di pasaran, tunai sudah.
Thanks bangetz buat Team Yukcoba.in yang sudah memberikan saya kesempatan untuk mencoba produk Pantene ini. Semoga lain kali mendapatkan kesempatan untuk review lebih sering lagi.. hihihi ngarep.com J
Sekian review dari saya, semoga bermanfaat buat para pembaca yang lagi hunting shampoo bebas silikon ataupun yang mau berpindah ke produk shampoo yang silicone free
Sharing is Caring, guys!

Have a Great Day!
Semoga hari kalian menyenangkan!
Sharing is Caring, guys!


Saya terpilih sebagai reviewer produk Pantene NO SILIKON

See yaaa.. Tathaaaaa... Sayonaraaa

this this review is written by Catur Vuji Ismiati on December 30, 2014

Monday, 29 December 2014

Bingkisan Pertama dari Yukcoba.in

Hurrayy!

Finally, setelah dua kali coba ikutan isi form di yukcoba.in, saya diberi kesempatan untuk review produk dari yukcoba.in yaitu Pantene Pro V Aqua Pure Collection. Saya masih ingat, pertama kali saya nyasar ke situs tersebut sekitar akhir September. Padahal abis patah hati tuh.. #eh just forgert it. Pada waktu itu, lagi pengen review body lotion, kalau gak salah. Ceritanya, lagi nyoba jadi lebih feminin dan lebih merawat diri. Saya dulu mikirnyaorang yang dandan dan sejenisnya itu, centil, and cuma abis-abisin uang.. ahahahaa.. tapi, ternyata, saya salah, kawan. Justru salah satu bentuk mensyukuri nikmat ALLAH adalah dengan merawat diri dan menjadi enak dipandang. Tapi, jangan sampai tabarruj juga aa. Maksudnya, dandan kayak mau manggung gitu.. Yang wajar saja. Natural. Cukup kelihatan bersih dan enak dipandang. Jngan lupa pasang senyum dong, pastinya. Karena pada akhirnya, kecantikan akan terpancar dari dalam :) tumben yak, saya jadi "sok iyes" bangetz.. ahahahah Eh, lha kok pembahasannya jadi kemana-mana.

Back to the main topic. Namun, apa mau dikata. Ikhtiar pertama saya "belum" diijabahi. saya baru menyadari itu sekitar bulan november, entah awal atau pertengahan. Nah, Yang kali kedua ini, saya lupa. Sejak kapan ngajuin diri jadi reviewer. Tau-tau, tadi ibuku sms n blg ada paket dari Jakarta. Aku bingung. Itu dari Viva atau Tokopedia. Secara, saya lagi menunggu bingkisan Kalender gratis dari Tokopedia dan paketan dari viva sewaktu melakukan pendaftaran di website nya VIVA cosmetics untuk mendapatkan exclussive member Card. Mengapa exclussive? karena nama kita akan tercetak di sana, kawan. Yaaahh.. mirip-mirip ATM yang pakai nama gitulah. Tapi, yang ini sepertinya cetakan timbul. Keren kan? Kalau gak keren, gak bakal saya bela-belain sampai daftar segala deh xixxixii. Saya masih kecewa nih sama PIXY, katanya setelah melakukan pembelanjaan sebesar minimal 50 ribu bakalan dapat Pixy Beauty Card aka PBC. Toh, faktanya, saya pernah sampai abis 80 ribu tapi gak dapat tuh. ditawarin aja, kagak kq. haduuhh.. kuciwa bgtz neh..


hmmm.. balik lagi.. Saat itu, ibuku bilang kalau ternyata dari Yukcoba.in. Wow! aku kaget! Why? Soalnya saya bahkan sebenarnya lupa kapan saya apply form buat jadi reviewer nya. Mebbie yaa sekitar November itu. Soalnya sebulanan ini lagi sibuk menggalau.. ahahahaa.. Huwaaaaa.. saya masih euforia kegirangan neh.. hmm.. yaaa.. afterall, I need to review that product soon. Thanks yukcoba.in atas kesempatannyaaa.


Betewe, saya PD bangetz yak, di judul saya nulisnya 'pertama' ahaahaha bukan apa-apa sih, cuma optimis kalau saya akan menjadi reviewer lagi di kemudian hari, dan setelah setelahnyaa...
aamiiinn

Ayooo.. Saatnya saya mereview produknyaaaa