Sunday, 11 December 2011

Addicted 2 U!

Berikut ini adalah salah satu tugas dari mata kuliah Introduction to English Literature. saat itu, saya disuruh mencari karya sastra (boleh indonesia ataupun bahasa inggris) lalu menulis sinopsis, kemudian menganalisis segala tetek bengeknya.. hm.. alasan saya memilih cerpen yang berjudul "addicted 2 u!" ini, sebenarnya karena kisahnya sedikit mirip dengan yang aku alami.. tapi gak 100% loh.. bagian yang sama, adalah ketika tokoh utama menyukai seniornya n saat sang senior ternyata tau dan ingat tentang tokoh utama. padahal, sebelumnya si tokoh utama pesimis sang pujaan hatinya akan hafal namanya... hahahahah *curcol* udah ah,, baca sendiri aja ya????

Sinopsis
            Azzie, seorang siswi kelas 2 SMP pagi itu terpaksa menghadiri acara perpisahan anak kelas 3 gara – gara ulah sobat – sobatnya , Argi dan Shelly yang ingin menikmati hidangan yang telah tersaji. Dia ingin sekali menarik mereka pulang karena dia kurang percaya diri dengan jeans belel plus T-Shirt lusuh yang dikenakannya. Dia khawatir penampilannya yang sepayah itu terlihat oleh Martin, kakak kelas yang dia sukai selama dua tahun.
            Beberapa saat kemudian, Martin dan tim basketnya tampil membawakan sebuah lagu spesial untuk Farah, cewek yang telah menolak Martin sebanyak empat kali. Azzie sangat shock mendengarnya. Dia merasa patah hati. Setelah Martin selesai manggung, Azzie melihat adegan Farah memeluk Martin. Terdengar suitan dan tawa gembira dari penonton. Sedangkan Azzie hanya bisa berdiri canggung menahan tangis yang hampir meledak.
            Dua tahun kemudian..
            Azzie telah duduk di kelas X-6. Namun, dia masih belum bisa melupakan Martin, pujaan hatinya. Terhitung sudah empat tahun Azzie menyukai cowok yang sama. Padahal sudah jelas cintanya bertepuk sebelah tangan dan rasa sakitnya pun masih tetap terasa. Shelly, sobatnya juga tidak habis pikir dengan sikapnya itu. Berulang kali Shelly mengingatkannya untuk melupakan Martin. Tetapi, dia tak dapat melakukannya. Apalagi dia sering menggunakan nama Martin di cerpen – cerpen yang ia tulis. Gimana bisa lupa ?
            Ketika berjalan keluar kelas, tiba – tiba Martin telah berada di belakang Azzie. Dia memberanikan diri untuk menegur Martin. Di luar dugaan, Martin tersenyum dan berkata, “ Ya, ada apa Azzie ? “. Tenyata, Martin ingat namanya dan tau betul kebiasaan - kebiasaannya. Dia sangat senang mengetahui hal itu.
            Setelah ngobrol sebentar dengan Azzie, Martin hendak berlalu menuju lapangan basket seraya memberikan senyumannya. Azzie tak berhenti cengar – cengir di sepanjang lorong sekolah karena bahagianya hingga diingatkan oleh Shelly. Akhirnya, Azzie baru menyadari kekeliruannya selama ini. Dia terlalu terpengaruh oleh pikiran negatifnya dengan menganggap dirinya sebagai itik buruk rupa.

Aspek / Element Novel
~ Tema adalah pokok pembicaraan dalam sebuah cerita.
Tema              :   Cinta
* Judul                        :   Addicted 2 U!
* Penulis          :   Adzimattinur Siregar
~ Character adalah semua tokoh yang terlibat dalam sebuah karya sastra. Ada flat character, round character, protagonis, dan antagonis.
Characters     :   
§  Azzie  : lugu, cerdas, ceria, pemalu ( Round Character )
§  Martin            : romantis, cool, pantang menyerah, easy going ( Round Character )
§  Farah  : ramah ( Flat Character )
§  Shelly : baik, setia kawan ( Flat Character )
§  Argi    : baik, lucu ( Flat Character )
~ Plot adalah pola yang sering muncul dalam kejadian-kejadian dalam cerita, yaitu : pola awal (the pattern of beginning), pola tengah (the pattern of middle), pola akhir (the pattern of end).
Plot                 :   Maju
*      Pola awal ( The Pattern of Beginning )
                        Azzie menghadiri acara perpisahan anak kelas 3 SMP karena ajakan teman – temannya yang ingin menikmati makanan – makanannya. Padahal dia masih kelas 2 SMP. Dia tidak menyesal karena dia bisa bertemu dengan orang yang dia suka selama dua tahun. Namanya, Martin. Akan tetapi, dia merasa patah hati saat dia melihat langsung Martin  mempersembahkan sebuah lagu special untuk Farah. Bukan untuk dirinya.


*      Pola Tengah ( The Pattern of Middle )
                        Azzie bertemu dengan Martin setelah dua tahun tidak bertemu. Terhitung dia telah menyukai orang yang sama selama empat tahun. Saat itu Martin memuji penampilan Azzie yang berubah. Azzie senang mendengarnya. Apalagi ternyata Martin hafal namanya. Hal yang tak pernah terpikirkan olehnya.
*      Pola Akhir ( The Pattern of End )
                        Akhirnya Azzie menyadari bahwa dia tidak sejelek yang dia pikirkan. Dia mempunyai kelebihan juga. Setelah pertemuannya dengan Martin, ia tak berhenti tersenyum di sepanjang jalan.
* Point of view           :   Orang Pertama Tunggal ( aku )
~ Setting adalah elemen fiksi yang mengungkapkan pada kita dimana dan kapan suatu kejadian terjadi.
Setting                        :
·         Tempat   :   Aula
Waktu     :   Pagi hari
Suasana   :   Gembira
( Azzie melihat Martin pada saat acara perpisahan anak kelas 3 SMP )
·         Tempat   :   Depan Ruang Kelas X-6
Waktu     :   Siang hari
Suasana   :   Tegang
( Azzie bertemu kembali dengan Martin setelah dua tahun lamanya )
·         Tempat   :   Lorong Sekolah
Waktu    :   Siang hari
Suasana  :   Bahagia
( Martin memuji Azzie dengan tulus )
~ Style adalah cara penulisan sebuah karya sastra atau bagaimana penulis menggunakan bahasa sebagai medianya.
Style                :   Penulis menggunakan bahasa tidak resmi / ringan ( sering digunakan remaja ) .
* Amanat        :   Janganlah terlalu terjebak dalam masa lalu dan pikiran negatif tentang diri sendiri.
* Moral Value
Setiap orang memancarkan apa yang dia pikirkan tentang dirinya    sendiri.

  • Tokoh yang paling disukai :
            Azzie, karena dia sangat setia mencintai orang yang sama selama bertahun – tahun meskipun orang yang dia sukai tak membalas perasaannya. Selain itu, dia mau merubah cara berpikirnya yang kurang tepat selama ini. Sehingga dia yang dulu pemalu dan kurang percaya diri mulai menyadari bahwa dia terlalu terjebak oleh pikiran negatifnya dengan menganggap dia sebagai itik buruk rupa sekarang mulai lebih percaya diri dengan apa yang ia dapat.

No comments:

Post a Comment